Setelah melalui kehidupan yang panjang, kesendirian adalah hobi rahasia yang kumiliki. Ada saat dimana aku ingin sendiri karena rasanya sudah tidak ada lagi siapapun didunia ini yang ku percaya.
Kita memang makhluk sosial tapi bukan berarti kita terus bergantung dengan orang lain. Ada kala dimana kita harus bisa mengandalkan diri kita sendiri. Mulai mencintai diri sendiri adalah sebuah keharusan sejak aku duduk di bangku SMP. Rasanya kal itu aku punya segalanya, tapi tidak dengan ketulusan. Tak perlu ku jelaskan siapa yang tulus dan siapa yang tidak tulus dan tak perlu di gubris apakah ini tentang orang terdekat? Apakah ini tentang orang tua ?atau tentang teman ? sahabat ? pasangan ? keluarga ? ternyata semua itu hanya pada diri manusia masing masing.
Menyadari bahwa hidup tidak selamanya indah. Memikirkan bahwa apakah aku akan terus hidup seperti ini ? memilih jalan ku sendiri untuk memikirkan akan seperi apakah kedepannya.
Ketika kau mampu mengontrol dirimu menjadi apa yang kau mau, mengontrol emosionalmu mengontrol keadaanmu. Maafkan semuanya termasuk dirimu. Terus mengingat masalah hidup, terus mengingat apa yang harus ku lakukan jikalau telah jerjadi ? apakah yang hilang akan kembali ? apakah yang sakit akan sembuh ? apakah yang patah akan tumbuh ?
Mengapa kau memilih ini sebagai tempat mu meluangkan perasaanmu ? apa kau tak punya tempat untuk singah lalu bersandar dan menceritakan semuanya untuk mendapatkan motivasi dan solusi ? Tuhan ? ya.. semua orang selalu mengandalkan tuhan. Ini bukan tentang tuhan, tapi tentang cara dan reaksi mu terhadap hidupmu. Jangan merusak apa yang telah rusak.
Kau tau maksud ku ? tidak ? kenapa ? ...
Apa kau tau maksud dari tulisanku ? tidak ? kenapa ? ...
Apa kau tau kenapa aku menulis ? tidak ? kenapa ? ...
Apa kau tau makna dari tulisanku ? tidak ? kenapa ? .....
Karena ini bukan tentang apa yang kau tulis, tapi tentang apakah ada yang mengerti mengapa kau menulis ini ? J
Komentar
Posting Komentar