Malam itu, entah kapan akupun sudah tidak ingat lagi. seorang laki laki bertubuh tinggi dan kurus yang selalu melihatkan amarahnya dalam kata katanya dan kekerasan fisik dalam tangannya.entah apa yang buat dia selalu tempramental setiap kali ada sesuatu yang tidak dia suka. tak pernah mau untuk membicarakan semua dengan baik dan bijaksana selalu mengambil jalan sederhana dengan memlemparkan barang yanga da disekitarnya hingga rusak kemudian seseorang disampingnya lah target selanjutnya. masih terbayang bola matanya yang merah terus menatap tanpa berkedip dengan otot otot dan urat urat tangan yang nampak. kekuatannya luar biasa setiap kali tangannya tepat sasaran pada saat itu juga lebam merah nan biru langsung nampak di pipi dan di sekujur tubuh lainnya. yaa.. dia adalaha seorang laki laki yang entah berapa lama bersama ku dari perkenalan kami di bangku smp hingga kuliah semester 1. banyak masalah yang kami hadapi d...
Setelah melalui kehidupan yang panjang, kesendirian adalah hobi rahasia yang kumiliki. Ada saat dimana aku ingin sendiri karena rasanya sudah tidak ada lagi siapapun didunia ini yang ku percaya. Kita memang makhluk sosial tapi bukan berarti kita terus bergantung dengan orang lain. Ada kala dimana kita harus bisa mengandalkan diri kita sendiri. Mulai mencintai diri sendiri adalah sebuah keharusan sejak aku duduk di bangku SMP. Rasanya kal itu aku punya segalanya, tapi tidak dengan ketulusan. Tak perlu ku jelaskan siapa yang tulus dan siapa yang tidak tulus dan tak perlu di gubris apakah ini tentang orang terdekat? Apakah ini tentang orang tua ?atau tentang teman ? sahabat ? pasangan ? keluarga ? ternyata semua itu hanya pada diri manusia masing masing. Menyadari bahwa hidup tid...